Laris dalam sekejap: Sepatu kets dari limbah anggur oleh The Pangaia

Tanggal 15 September 2020 lalu @thepangaia , perusahaan sains material dengan kantor pusat yang terletak di London, Inggris, baru saja melansir produk terbarunya: sneakers atau sepatu kets 100% vegan yang menggunakan bahan dasar grape leather, yaitu material sejenis kulit sintetis yang terbuat dari limbah anggur. Lansiran tersebut berupa pembukaan pre-order, di mana para peminat akan membayar di muka untuk sepatu kets yang mereka beli – dan The Pangaia akan memulai proses pengirimannya di bulan November 2020 nanti. Meski baru berupa pre-order, dalam situs resmi mereka, The Pangaia sudah mengumumkan bahwa kuota pre-order sudah habis dipesan para pelanggannya.

Tersedia dalam dua warna, hitam dan putih, sepatu kets The Pangaia dibuat menggunakan grape leather yang bersumber dari limbah industri minuman anggur (wine) di Italia. Setiap tahunnya, industri minuman anggur di dunia dapat memproduksi 26 milyar liter wine, dengan 6,5 milyar liter limbah. Dari jumlah limbah anggur tersebut lah, grape leather dapat diproduksi sebanyak 2,6 milyar meter persegi, dengan memanfaatkan limbah berupa kulit, biji, dan ranting anggur.

Tidak hanya penggunaan grape leather, sol sepatu kets The Pangaia juga menggunakan karet yang didaur ulang dari limbah industri seperti sisa produk contoh, atau produk-produk yang tidak lolos seleksi pasar – serta tali sepatu yang terbuat dari hasil daur ulang plastik. Dibandrol dengan harga 194 poundsterling, atau sekitar 3,7 juta rupiah, sepatu kets ramah lingkungan ini diproduksi secara buatan tangan di sebuah pabrik milik keluarga di Italia.

Untuk tahu lebih banyak tentang produk-produk dan misi perusahaan The Pangaia, kunjungi situs mereka di http://www.thepangaia.com.

Foto: ThePangaia.com

Leave a comment