Première Vision: pameran industri mode dan tekstil yang wajib dikunjungi para profesional

Suasana di area Fabrics dalam Prèmiere Vision Paris pada bulan Februari 2020 lalu. (Sumber: Dokumentasi The Textile Map)

Bagi para profesional di industri mode dan tekstil, mengunjungi setidaknya satu pagelaran trade show setiap tahunnya dapat dikatakan sudah menjadi sebuah keharusan. Apabila dalam acara mode yang lebih umum dikenal seperti fashion week, para desainer menyajikan karya-karya terbarunya yang sudah berwujud garmen kepada para penikmat mode dan juga target pasarnya, sebuah trade show diperuntukkan untuk para desainer dan pengusaha mode lainnya–di mana segala bahan baku serta jasa yang dibutuhkan untuk membuat sebuah garmen atau produk mode, dari material hingga aksesoris, disajikan secara lengkap dalam satu pagelaran.

Jalan menuju pintu masuk Prèmiere Vision Paris di Parcs des expositions, Paris-nord Villepinte, Februari 2020.
(Sumber: Dokumentasi The Textile Map)

Salah satu trade show tekstil dan mode yang paling besar dan diakui di industri mode di seluruh dunia adalah Première Vision yang berasal dari Paris, Prancis. Première Vision didirikan pada tahun 1973 oleh 15 profesional di bidang industri kain sutera dari Lyon. Tidak sesederhana menyediakan tempat bagi para peserta pameran untuk menampilkan produknya, Première Vision memperkenalkan diri mereka sebagai ‘akselerator bisnis untuk industri mode dunia’, di mana dalam satu acara mereka mempertemukan seluruh profesional di industri mode dan tekstil yang ingin saling berkolaborasi, berbagi ilmu, dan mengembangkan bisnis mereka bersama, serta menyajikan hasil penelitian mereka mengenai perkembangan tren warna dan material termutakhir.

Kini, Première Vision telah berkembang menjadi pengelola pameran dan pagelaran mode kreatif terdepan di dunia, dengan mengadakan setidaknya 12 acara setiap tahunnya yang diikuti oleh kurang lebih 5.200 perusahaan-perusahaan senior di industri tekstil sebagai peserta dan dikunjungi oleh sekitar 180.000 pengunjung mancanegara.

Meski Première Vision diadakan juga di New York dan Shenzhen, Première Vision Paris merupakan pusat dari seluruh rangkaian pagelaran yang diadakan oleh Première Vision setiap tahunnya. Première Vision Paris digelar dua kali setahun, yaitu pada bulan Februari dan September, di Parc des expositions, Paris Nord Villepinte. Pada umumnya, Première Vision terbagi dalam enam area pameran, yaitu:

  1. Yarns: Menampilkan inovasi terbaru terkait produksi serat dan benang.
  2. Fabrics: Menyajikan pedoman terbaru terkait kain atau material sesuai musim (Spring/Summer, Fall/Winter) 18 bulan sebelum musim tersebut tiba. Area Fabrics dibagi lagi ke dalam beberapa kategori yaitu Tops & Shirts, Outer & Over, Evening Focus, Tech Focus, dan Style Focus. Terkadang ada area khusus seperti Knitwear Solutions yang melibatkan semua pemain di industri rajut, Upper Jeanswear di industri denim, atau Sport & Tech untuk material inovatif yang biasa digunakan untuk produk olah raga.
  3. Leather: Menampilkan semua produk dan jasa profesional di industri kulit.
  4. Designs: Mempertunjukkan koleksi-koleksi terbaru dari motif dan desain tekstil, melibatkan tidak hanya perusahaan besar namun juga seniman dan desainer tekstil secara individu.
  5. Accessories: Menawarkan pilihan aksesoris seperti kancing, kait, renda, resleting, dan sebagainya yang dibutuhkan dalam produksi garmen, produk kulit, sepatu, perhiasan, dan lingerie. 
  6. Manufacturing: Menghubungkan industri hulu dan hilir di industri mode dan tekstil, terdiri dari pemasok mesin pendukung proses produksi dan logistik.

Selain keenam area tersebut, Première Vision juga menyediakan ruang istimewa yang dinamakan Maison d’Exceptions. Pengunjung perlu memiliki akses khusus untuk dapat masuk ke dalam Maison d’Exceptions, di mana mereka dapat bertemu dengan berbagai pengrajin dan artisan terpilih yang memiliki beragam spesialisasi yang terfokus pada teknik kerajinan tradisional atau inovasi teknologi termutakhir. Maison d’Exceptions sangat bermanfaat bagi para desainer atau perusahaan yang sedang mencari rekan bisnis dari kalangan artisan yang dapat memberi keunikan baru pada karya mereka. 

Première Vision pun pernah menyediakan layanan yang disebut dengan The Sourcing Connection, di mana mereka menghubungkan label-label mode dengan perusahaan-perusahaan produksi garmen terpilih dari beberapa negara seperti Cina, Bangladesh, India, dan Indonesia. Produsen garmen yang terdaftar dalam The Sourcing Connection harus melalui proses pra-audit, di mana pihak Première Vision akan memberi penilaian atas berbagai aspek seperti kualitas infrastruktur dan peralatan yang tersedia, kualitas layanan dan kreativitas produksi, ketahanan finansial, hingga pendekatan etis yang harus sesuai dengan standar sosial dan lingkungan yang telah ditetapkan oleh otoritas internasional.

Sejak September 2018, Première Vision telah memperkenalkan inovasi terbaru mereka yaitu The Première Vision Marketplace; yang pada dasarnya adalah bentuk katalog digital dari pagelaran Première Vision; di mana para pengunjung dapat mengakses para pemasok bahan baku dan jasa secara daring, seperti halnya sebuah e-commerce. Adanya The PV Marketplace kemudian menjadi sebuah solusi ketika pandemi melanda dunia hingga perhelatan Première Vision tidak dapat digelar seperti biasanya.

Première Vision pada bulan Februari 2020 lalu merupakan acara terakhir yang mereka laksanakan secara langsung, dan tim The Textile Map berkesempatan menjadi pengunjung. Simak beberapa foto lainnya dari Première Vision S/S 21 pada galeri di atas. Première Vision pun memulai pagelaran digitalnya pada bulan September 2020 lalu, kemudian pada tanggal 15-19 Februari 2021 ini, mereka akan kembali hadir untuk musim Spring/Summer 2022 dengan tajuk ‘Fresh Chances To Speed Up The Recovery’ yang akan dilaksanakan secara 100% digital. Adanya pameran digital ini pun memberi kesempatan bagi para profesional yang selama ini berhalangan untuk dapat mengunjungi Première Vision karena faktor biaya dan jarak, karena kini untuk dapat melihat para peserta pameran dan mengikuti seminar daring di Première Vision, siapapun dapat mendaftar secara gratis melalui website mereka.

Première Vision Spring/Summer 2022 bertajuk ‘Fresh Chances To Speed Up The Recovery’ yang akan diadakan secara digital pada tangga; 15-19 Februari 2021.

“Bagaimanapun, kita tahu bahwa pameran digital tidak akan pernah menggantikan pameran fisik, karena ia tidak dapat menawarkan pendekatan yang sama terhadap produk maupun hubungan antara pembeli dan penjual. Trade show akan terus berlangsung, namun krisis ini merupakan percepatan yang hebat menuju hibridisasi operasional – membuka dialog yang lebih kaya antara acara fisik dan virtual.”

Philippe Pasquet, CEO Prèmiere Vision

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai Première Vision, melihat jadwal seminar, dan registrasi, segera kunjungi situs resmi mereka di premierevision.com.

Penulis: Mega Saffira | Sumber: Première Vision dan data serta dokumentasi The Textile Map

2 comments

Leave a comment