PrimaLoft® Bio™: Material Insulasi Daur Ulang Yang Dapat Terurai

Ketika membahas material yang terbuat dari plastik yang didaurulang, sebagian masyarakat akan bersorak karena konsepnya yang terdengar ramah lingkungan – namun tidak sedikit dari material tersebut yang kemudian malah menghasilkan limbah plastik mikro yang dapat berakhir di lautan dan termakan oleh hewan-hewan laut, sama seperti halnya penggunaan material polyester pada umumnya. Tetapi, hal itu bukan masalah bagi PrimaLoft®, sebuah produsen material mikrofiber sintetis asal Amerika Serikat, ketika meluncurkan produk terbaru mereka pada tahun 2018, PrimaLoft® Bio™, material sintetis pertama  dengan teknologi isolasi termal yang seluruhnya berasal dari hasil daur ulang – dengan plastik mikro yang dapat terurai secara alami.

PrimaLoft® Bio™ terbentuk dari serat-serat yang 100 persen terbuat dari bahan daur ulang (terutama botol plastik) yang dapat terurai dengan tingkatan biodegradasi sebesar 80,3% dalam waktu 394 hari di lingkungan tertentu, seperti tempat pembuangan sampah, air limbah, atau laut. Botol plastik daur ulang ini dikumpulkan, dibersihkan, diiris hingga tipis, dilelehkan, dan diubah menjadi serat polyester berperforma tinggi. Di saat yang bersamaan, teknologi insulasi dan sifat bahan yang dihasilkan dari PrimaLoft® Bio™ dikatakan memiliki kualitas dan ketahanan yang sama bagusnya dengan bahan polyester pada umumnya sehingga dapat memberi rasa hangat dan perlindungan yang nyaman untuk menyesuaikan cuaca maupun aktivitas dari penggunanya. 

Mike Joyce, CEO dari PrimaLoft®. (Foto: Albany Business Review)

“Penggunaan produk berbahan dasar plastik yang sudah terlalu sering ditemukan dalam masyarakat masa kini telah memberi dampak negatif pada lingkungan kita akibat ketidakmampuannya untuk terurai secara sendirinya,” jelas Mike Joyce, CEO dari PrimaLoft®. “PrimaLoft® Bio™ telah dirancang secara khusus untuk terurai di lingkungan tempat plastik pada umumnya berakhir: Pembuangan sampah dan laut.” Kendati demikian, Mike Joyce juga menyatakan bahwa karakteristik PrimaLoft® Bio™ yang mudah terurai tersebut bukan berarti PrimaLoft® mendukung konsumen untuk menggunakan produk dalam waktu yang singkat kemudian membuangnya, namun lebih kepada memberikan tanggung jawab penuh hingga akhir dari penggunaan pakaian yang tidak dapat dihindari di masa depan. 

Infografis yang menjelaskan tentang teknologi pada PrimaLoft® Bio™. (Foto: Horsefeathers, Dok. PrimaLoft)

Walaupun PrimaLoft® Bio™ terbuat dari plastik yang didaurulang, PrimaLoft® Bio™ tidak menghasilkan limbah plastik mikro yang dapat membahayakan ekosistem. Hal ini dikarenakan teknologi khusus yang diaplikasikan kepada serat PrimaLoft® Bio™, yang akan membuat mikroba-mikroba yang terekspos dengan PrimaLoft® Bio™ di air laut, air limbah, atau tempat pembuangan sampah, ‘melahap’ habis dan memecah serat material tersebut kembali menjadi elemen alaminya, seperti air, CO2, metana, biomass, dan humus, tanpa meninggalkan plastik mikro ataupun jejak limbah yang berbahaya. Menurut keterangan Jon Minehardt, Product Development Engineer di PrimaLoft®, PrimaLoft® Bio™ dapat terurai secara penuh dalam kurun waktu dua tahun, jauh lebih cepat dibandingkan bahan polyester biasa yang dalam rentang waktu yang sama tidak dapat terurai sama sekali. 

Kemampuan ini membuat PrimaLoft® Bio™ istimewa karena dengan begitu material ini dapat kembali dirakit menjadi bahan baru secara berulang tanpa mengurangi kualitas aslinya. Selain itu, Jon juga memastikan agar PrimaLoft® Bio™ hanya dapat terurai di tiga lingkungan yang telah dijelaskan sebelumnya sehingga para konsumen tidak perlu khawatir bahan ini rusak ketika disimpan di dalam lemari atau dicuci dengan mesin cuci biasa.

Sejak tahun 1980, PrimaLoft® berhasil secara konsisten menghadirkan produk, teknologi, dan pelayanan manufaktur berperforma tinggi. Produk mikrofibernya umumnya digunakan sebagai lapisan insulasi yang biasa digunakan untuk mengisi produk seperti jaket musim dingin, pakaian olahraga, maupun perlengkapan rumah tangga dan militer. Pada awalnya, PrimaLoft® didirikan ketika United States Army Research Laboratory meminta Albany International Inc., perusahaan induk PrimaLoft saat itu, untuk mengembangkan alternatif material sintetis yang tahan air untuk membuat kantong tidur dan sistem pakaian yang dapat tahan di berbagai kondisi lingkungan, sebagai alternatif dari bulu angsa. Pada akhirnya, Albany International Inc. membentuk PrimaLoft® dan mematenkan serat mikro sintetis pertamanya untuk pakaian siap pakai. Setelah 30 tahun berdiri, PrimaLoft® telah memberi berbagai kontribusi pada industri smart textile dan sistem fesyen yang berkelanjutan. Menurut Jon, di tahun 2015, PrimaLoft® dicatat telah “menyelamatkan” lebih dari 355 juta botol plastik dari tempat pembuangan sampah dan lingkungan terbuka dan mengubahnya menjadi bahan dasar produk PrimaLoft®.

Salah satu label pakaian outdoor yang menggunakan PrimaLoft Bio sebagai material insulasinya. (Foto: Horsefeathers)

Tidak hanya material insulasi PrimaLoft® Bio™, sebelumnya PrimaLoft telah mengembangkan benang sintetis (PrimaLoft® YARN) yang terbentuk dari 45 persen polyester dan 55 persen wol merino di tahun 2007. Benang ini ditujukan untuk digunakan pada pakaian outdoor di cuaca ekstrim. 

Selain memproduksi produk siap pakai, PrimaLoft® juga kerap melakukan penelitian untuk mengembangkan teknologi manufaktur di industri fesyen. Bahkan, di tahun 2010, PrimaLoft® menjadi merek pembuat teknologi insulasi pertama yang diakui kesesuaiannya dengan kriteria bluesign dan menjadi supplier material terakreditasi bluesign terbesar di dunia sejak tahun 2015. Bluesign sendiri merupakan sebuah sistem akreditasi yang diberikan Bluesign Technologies Ag. kepada label atau industri yang telah memberi solusi dalam proses produksi dan manufaktur yang lebih berkelanjutan. Dengan mendapat predikat “bluesign approved,” itu berarti produk tersebut telah dinila berkelanjutan dan dapat dilacak proses produksinya dari bahan mentah hingga produk jadi.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang PrimaLoft® dan produk yang telah mereka keluarkan, kunjungi situs resmi mereka di primaloft.com.

Penulis: Nabila Nida Rafida | Editor: Mega Saffira | Sumber: PrimaLoft 1 2 | WWD | Outdoor Industry | Bluesign | Outside Business Journal | TEXTalks | Horsefeathers


One comment

Leave a comment