
Memulai perjalanannya pada tahun 2011, Modern Meadow, sebuah startup bioteknologi asal New Jersey, telah berhasil membentuk sebuah material menyerupai kulit tanpa melakukan eksploitasi pada binatang. Produk ini diberi nama ZOA, diambil dari bahasa Yunani “Zowie” yang berarti hidup. Penamaan ini digunakan untuk membedakan ZOA dari bioleather lain. Jika kebanyakan biomaterial lain masih menggunakan proses daur ulang dan penggantian bahan dasar, ZOA dibentuk dengan menumbuhkan material baru dengan jejak karbon negatif.

Andras Forgacs, pendiri dan CEO Modern Meadow, sebelumnya telah melakukan sebuah proyek serupa bernama Organovo, sebuah penelitian menggunakan 3D bioprinting untuk membuat jaringan organ manusia untuk keperluan medis dan kosmetik. Kini, Forgacs bersama dengan David Williamson, CTO Modern Meadow, telah mengembangkan teknik bio fabrikasi pada ragi untuk membentuk ZOA. Kolagen, unsur utama dalam pembentukan kulit, tumbuh melalui rekayasa DNA pada mikroorganisme dalam ragi. Ragi tersebut kemudian akan melalui proses brewing sebelum akhirnya diinkubasi untuk difermentasi. Setelah terfermentasi, kolagen baru dapat dipisahkan dan dibentuk struktur seratnya hingga menjadi kulit.




Menurut Forgacs, ZOA bukanlah kulit imitasi melainkan sebuah variasi lain yang lebih berkembang dalam desain prosesnya. Hal ini dikarenakan penggunaan unsur pembentuk yang sama dari kedua material, sehingga fungsi yang dihasilkan pun serupa. Selain bersifat ramah lingkungan, proses produksi ZOA juga lebih efisien. Kulit berbahan dasar hewani biasanya memerlukan waktu minimal dua tahun, dari memelihara hewan hingga mendapat barang jadi, sedangkan menumbuhkan kolagen melalui bio fabrikasi hanya membutuhkan waktu dua minggu. Modern Meadow juga melakukan proses pewarnaan pada fase di mana ZOA masih berupa cairan, di mana zat pewarna akan terikat oleh protein yang terkandung dalam ZOA. Selain tidak menghasilkan limbah pewarna, proses tersebut juga membuat warna pada ZOA juga memiliki color fastness atau ketahanan yang kuat, atau tidak mudah luntur.

Penemuan ZOA seringkali dikatakan sebuah revolusi dalam dunia fesyen. Tidak hanya dapat ditumbuhkan dari awal, namun penyusunan ZOA dapat dimodifikasi pada tingkat molekuler. Hal ini memungkinkan untuk pembentukan sifat ZOA pada tingkat sel sehingga memiliki kriteria yang unik. Desainer dapat merancang ZOA untuk menjadi lebih lembut, elastis, breathable, dan bahkan menyerap air atau menyesuaikan unsur estetika seperti warna, tekstur, pola, dan transparansi. Dalam penggunaannya sebagai produk tekstil, Suzanne Lee, CCO Modern Meadow, berhasil mengembangkan kemampuan ZOA untuk diaplikasikan dalam bentuk cairan. Konsep ini tidak hanya menjadi sebuah jenis material baru namun juga menjadi sistem baru dalam mengkonstruksi pakaian. Cairan ini dapat dicetak ke dalam sebuah pola, disemprotkan ke permukaan kain, bahkan dijadikan penghubung antar tekstil lain sehingga penggunaan lem atau jahitan tidak lagi dibutuhkan.

Pada tahun 2018 lalu, Modern Meadow bekerja sama dengan Museum of Modern Art (MoMA) dalam pengadaan sebuah eksibisi bertajuk “Items: Is Fashion Modern?”. Dalam pameran ini, ZOA dikolaborasikan ke dalam sebuah graphic T-shirt yang dipreteli lalu disambungkan kembali menggunakan ZOA dalam bentuk cairan. Barang yang disajikan memang sederhana, namun Modern Meadow memang lebih ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan keserbagunaan ZOA sebagai sebuah konsep luas yang dapat terus dikembangkan.
Sejak didirikan pada tahun 2011, Modern Meadow telah berhasil menerima pendanaan lebih dari 54 juta dollar Amerika dari investor-investor seperti Temasek dan Horizon Ventures dari Singapura, serta pendanaan pribadi dari seorang milyarder dari Hong Kong bernama Li Ka-shing. Pada tahun 2020 ini, Modern Meadow berharap ZOA dapat semakin berkembang sebagai produk komersial. Mereka juga telah menggaet beberapa investor terkenal lainnya seperti Tony Fadell, salah satu pendiri Nest, penemu iPod, dan salah satu penemu iPhone, serta perusahaan besar seperti Iconiq, dan banyak lainnya.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai ZOA, kunjungi situs mereka di zoa.is.
Teks oleh Nabila Nida Rafida untuk The Textile Map | Sumber: Modern Meadow | Business of Fashion | Vice | CNN Business | Amberoot | Leather Mag | Science Direct